Beberapa Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Membuat Press Release

Press realese adalah suatu cara yang digunakan praktisi untuk menyampaikan informasi baik itu berupa kegiatan, kebijakan, klarifikasi ataupun acara yang dilakukan oleh perusahaan atau organisasi melalui media massa atau website perusahaan. Tulisan press release yang biasanya dibuat oleh PR atau Public Relations sebuah perusahaan, disebarkan ke berbagai media massa dengan harapan agar berita yang mereka kirimkan dapat dipublikasikan di media tersebut dan dibaca oleh khalayak ramai.

Tidak semua press release yang dikirimkan ke media masa (surat kabar) serta merta diterbitkan. Pihak media masa mempunyai kriteria dan kewenangan tertentu dalam menentukan apakah berita tersebut mengandung nilai informasi penting untuk disampaikan atau tidak. Jika Anda membutuhkan jasa press release bisa mengunjungi halaman ini.

Disisi lain, perusahaan dalam hal ini public relations tidak dapat memaksakan media masa untuk menerbitkan. Hal yang dapat mereka lakukan adalah menjaga hubungan baik dengan media dan mempertajam keahlian dalam menulis press release yang menarik. Hal tersebut sangat penting karena salah satu faktor gagalnya sebuah press release dipublikasikan adalah tulisan press release yang dianggap dibawah standar. Terdapat beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum membuat press release, yaitu :

Menentukan Pesan Kuncinya

Sebelum membuat press release, penting sekali untuk menentukan apa pesan utama yang akan Anda sampaikan kepada publik. Biasanya key message hanya ada satu poin saja, karena jika terlalu banyak key message yang ada di sebuah release, maka audience akan bingung menentukan fokus dari pesan tersebut.

Menentukan Audience Utamanya

Siapa yang akan menjadi target audience Anda? Misalnya target audience Anda adalah mahasiswa, tentu press release yang akan Anda kirimkan adalah media yang audiencenya adalah mahasiswa.

Menentukan Tujuan Dari Press Release

Apa tujuan dari press release tersebut. Karena berbeda tujuan beda pula cara penyampaian dari release yang akan dibuat tersebut. Karena press release ditujukan kepada media, maka cara menulisnya juga harus sesuai dengan pendekatan jurnalistik, yaitu menggunakan piramida terbalik. Dimana pada paragraf awal dijelaskan terlebih dahulu tentang apa, siapa, kapan,  dimana, dan bagaimana kejadian atau kegiatan yang akan disebarkan melalui release tersebut.  Paragraf selanjutnya akan menjadi pendukung paragraf utama.