Jenis-Jenis Dari Surat Perjanjian

Jenis-Jenis Dari Surat Perjanjian

Surat perjanjian yakni jenis surat yang berisi tentang perjanjian ataupun kesepakatan diantara kedua belah pihak, tentang hak, serta kewajiban masing-masing yang bersifat mengikat diri untuk melakukan suatu hal maupun tidak melakukan suatu hal. Surat perjanjian ini memiliki tujuan untuk mengingatkan dari kedua belah pihak maupun lebih dalam melakukan suatu hal.

Jenis-Jenis Dari Surat Perjanjian

Ada beberapa jenis surat perjanjian yang dapat diketahui oleh anda, sehingga anda dapat mengetahui jenis surat perjanjian yang akan dibuat oleh anda. Berikut jenis-jenis surat perjanjian, yaitu:

  1. Surat Perjanjian jual beli yang didalam surat ini yakni pihak penjual diwajibkan untuk menyerahkan suatu barang kepada pihak pembeli dan sebaliknya pihak pembeli diwajibkan untuk menyerahkan sejumlah uang yang sebesar dengan harga barang kepada pihak penjual sesuai dengan kesepakatan diantara kedua belah pihak. Apabila sudah melakukan penandatanganan surat, maka kedua belak pihak sudah terikat untuk menyelesaikan kewajiban masing-masing.

  2. Surat perjanjian sewa beli yakni harga barang yang dibayarkan dari pihak pembeli dilakukan secara mengangsur. Barangnya diserahkan untuk pihak pembeli, setelah surat perjanjian sewa beli sudah ditandatangani. Akan tetapi, hak kepemilikan dari barang tersebut masih ada ditangan pihak penjual. Sehingga sebelum pembayaran barang masih diangsur, maka pihak pembeli masih dalam status menyewa.

  3. Surat perjanjian sewa menyewa yakni suatu persetujuan antara pihak yang menyewakan dengan pihak yang menyewa. Dimana untuk pihak satu atau yang menyewa berjanji untuk menyerahkan suatu barang seperti tanah, bangunan, dan yang lain kepada pihak dua atau pihak penyewa, selama jangka waktu yang sudah ditentukan oleh kedua belah pihak.

  4. Surat perjanjian borongan yang dibuat diantara dari pihak pemilik proyek dan juga pihak pemborong, dimana untuk pihak pemborong telah setuju melakukan pekerjaan borongan sesuai dengan syarat maupun spesifikasi dan waktu yang sudah ditetapkan atau disepakati dari kedua belah pihak.

  5. Surat perjanjian meminjam uang yakni persetujuan antara pihak pemberi hutang atau piutang dengan pihak yang berhutang, untuk bisa menyerahkan sejumlah uang. Untuk pihak pemberi hutang meminjamkan sejumlah uang kepada pihak yang berhutang. Dan pihak peminjam wajib untuk membayar kembali hutang ditambah dengan Bunga yang biasanya dinyatakan dalam bentuk persen dari pokok pinjamannya dan jangka waktu yang sudah disepakati.

  6. Surat perjanjian kerja pada dasarnya sama seperti dengan perjanjian jual beli yang membedakannya yaitu obyek perjanjiannya. Apabila didalam surat perjanjian jual beli obyeknya yaitu benda atau barang, maka untuk obyek pada surat perjanjian kerja ialah jasa kerja serta pelayanan.

Bagi anda yang akan membuat surat perjanjian kerja sama , mungkin beberapa penjelasan diatas dapat membantu anda, sehingga anda dapat mengetahui jenis surat perjanjian. Karena surat perjanjian menjadi surat kesepakatan yang berkaitan dengan hak serta kewajiban dari masing-masing pihak yang saling terikat sesuatu.