Syarat dan Karakteristik Surat Perjanjian Kerjasama

Syarat dan Karakteristik Surat Perjanjian Kerjasama

Surat perjanjian ini juga bersifat mengikat dari pihak-pihak yang bekerjasama agar dapat melakukan maupun tidak melakukan aktivitas tertentu. Untuk jenis surat perjanjian kerjasama secara umum dibagi dua meliputi surat perjanjian autentik dan dibawah tangan. Dari penggolongan tersebut tidak berdampak pada sahnya surat yang sudah dibuat. Sehingga surat tanpa notaris akan tetap sah, apabila memenuhi syarat dari surat perjanjian kerjasama.

Syarat dan Karakteristik Surat Perjanjian Kerjasama

Ada beberapa syarat dan karakteristik dari surat perjanjian kerjasama itu sendiri, sehingga dengan adanya hal ini dapat membantu anda untuk membuatnya. berikut syarat dan karakteristik surat perjanjian kerjasama, yaitu:

  1. Syarat dari surat perjanjian kerjasama itu sendiri harus dibuat diatas kertas yang bersegel ataupun kertas biasa yang sudah dibubuhi dengan materai. Surat perjanjian juga harus dibuat dengan ikhlas, rela, dan juga tanpa adanya paksaan dari pihak manapun. Apabila terdapat unsur paksaan, maka kemungkinan akan hanya ada yang menguntungkan pada salah satu pihak.

  2. Isi dari surat perjanjian kerjasama itu sendiri harus dimengerti dan juga disetujui dari pihak-pihak yang sudah saling menerima kesepakatan atau sudah saling setuju dengan hasilnya. Pihak-pihak yang sudah saling bersepakat itu juga harus sudah dewasa, sehat dilihat secara kejiwaan, serta sadar pada saat membuat surat perjanjian kerjasama tersebut.

  3. Isi dari surat perjanjian kerjasama juga harus rinci dan jelas, sehingga tidak akan menampilkan poin perjanjian yang memiliki makna ganda atau yang dapat membuat rancu dari salah satu pihak. Isi dari surat perjanjian itu juga wajib tunduk pada undang-undang serta norma susila yang masih berlaku. Sehingga di dalam surat perjanjian itu tidak boleh adanya unsur kriminal.

  4. Karakteristik surat perjanjian kerjasama itu terdapat judul kontrak yang harus ditullis pada surat perjanjian itu sendiri harus dibuat sebisa mungkin yang singkat, jelas, dan juga padat. selain itu untuk pihak-pihak yang berkaitan didalam surat perjanjian itu sendiri harus disebutkan juga identitasnya dengan jelas dan di dalam surat harus dijelaskan juga untuk latar belakang dari kesepakatan itu sendiri.

  5. Isi di dalam surat perjanjian kerjasama itu sendiri juga harus jelas dan juga dapat dengan mudah dipahami oleh semua pihak yang terkait dan yang bersepakat. Selain itu juga harus menjelaskan mekanisme dari penyelesaian apabila terjadi sengketa. Surat perjanjian kerjasama harus ditandatangani oleh kedua pihak atau lebih yang terlibat dalam surat perjanjian tersebut.

  6. Pada saat melakukan perjanjian kerjasama, harus ada saksi yang harus ikut menandatangani surat perjanjian kerjasama yang sudah disediakan dalam kolom tanda tangan saksi dan juga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, maka harus terdapat salinan dari surat kerjasama tersebut.

Bagi anda yang akan membuat surat perjanjian kerjasama, mungkin anda harus mengetahui terlebih dahulu syarat dan karakteristik surat perjanjian kerjasama. Dan paling baik apabila di tulis dengan dua bahasa yaitu bahasa indonesia dan bahasa inggris Karena surat perjanjian kerjasama memiliki isi klausul perjanjian dan kesepakatan tertulis dari kedua belah pihak maupun lebih.